Oleh: Azrul Hasibuan
Presiden Mahasiswa UNIVA Medan
Mahasiswa
adalah pemuda yang mempunyai peran besar dalam menentukan arah perbaikan bangsa
ini. Sebagai manusia yang lebih tercerahkan (enlightenment
people) dibandingkan kelompok masyarakat lainnya, mahasiswa
seharusnya mempunyai kepekaan
dan kepedulian terhadap
kondisi di sekelilingnya. Kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi
sekelilingnya ini harus berdasarkan suatu pemahaman atau pengetahuan yang
nantinya dapat mendasari mahasiswa dalam bergerak. Mahasiswa sebagai elemen
masyarakat yang mempunyai kekuatan untuk memperbaiki dan memperbarui kondisi
masyarakat, bangsa, dan negara, haruslah mempunyai kapasitas diatas rata-rata
mayoritas masyarakat kita. Mahasiswa harus mempunyai pemahaman keilmuaan yang
holistik, artinya berpengatahuan luas. Namun tidak cukup sebatas berpengetahuan
luas saja, melainkan harus mempunyai kemampuan (skill), visi, karakter, jauh lebih maju
dibandingkan kebanyakan masyarakat pada saat ini. Karena itu, mahasiswa harus
sadar akan tanggung jawab dan konsekuensi moralnya ini, sehingga kaum
intelektual ini harus berlomba-lomba untuk berprestasi: mempunyai pencapaian
diatas rata-rata kebanyakan manusia dengan kelebihan masing-masing. Tumbuhnya
semangat maju dan berprestasi, berdasarkan fakta dan banyak pengalaman, bermula
dari organisasi mahasiswa. Organisasi mahasiswa menjadi bagian vital dalam
dunia akademik kampus yang membantu perguruan tinggi mencetak intelektual muda
unggul.


